Rincian Aadhaar Akan Dikumpulkan untuk Pendaftaran Pemilihan di Chandigarh, kata Komisi Pemilihan | Siger Lampung Teknologi

Chief Electoral Officer Chandigarh memimpin pertemuan tentang Konstituensi Parlemen Chandigarh pada hari Jumat mengenai amandemen terbaru dalam aturan pemilihan yang akan dilaksanakan mulai 1 Agustus 2022.

Petugas Pemilihan Distrik, Petugas Pendaftaran Pemilihan dan Petugas Pendaftaran Pemilihan Asisten (AERO) hadir dalam pertemuan tersebut.

Sebuah rilis resmi mengatakan bahwa sebagai bagian dari amandemen penggunaan Aadhaar untuk tujuan pendaftaran pemilihan, Aadhaar akan dikumpulkan dari pemilih terdaftar Chandigarh.

Bacaan Lainnya

Rilis tersebut menyebutkan KPU telah menyampaikan amandemen yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan Kehakiman dalam UU Representasi Rakyat 1950 dan UU Representasi Rakyat 1951 vide UU Pemilu (Amandemen) UU 2021.

“Amandemen akan mencakup aspek-aspek berikut. Penggunaan Aadhaar untuk tujuan pendaftaran pemilihan. Atas arahan Komisi Pemilihan, Aadhaar akan dikumpulkan dari pemilih terdaftar Chandigarh,” kata rilis tersebut.

Dikatakan akan ada beberapa tanggal kualifikasi mulai 1 Agustus 2022 dan menguraikan bahwa akan ada empat tanggal kualifikasi – 1 Januari, 1 April, 1 Juli dan 1 Oktober untuk pendaftaran dalam daftar pemilih.

Formulir-formulir yang diperbarui yang disebutkan dalam instruksi terbaru akan digunakan dalam Revisi Ringkasan Khusus Foto Daftar Pemilih yang akan datang. Para eros juga diberi pengarahan tentang amandemen dalam formulir.

eros diarahkan untuk memberikan pelatihan tentang perubahan aturan pemilu, aplikasi IT (Garuda App, NVSP, Portal Pemilih dan ERO Net) kepada BLO yang bekerja di bawah yurisdiksi mereka.

Chief Electoral Officer juga meninjau kemajuan pembuangan formulir.

Awal tahun ini, Pengawas Keuangan dan Auditor Jenderal India (CAG) menerbitkan laporan terperinci tentang fungsi Otoritas Identifikasi Unik India (UIDAI) di mana ia telah menunjukkan daftar kelemahan yang ada di infrastruktur Aadhaar.

Laporan setebal 108 halaman yang disiapkan untuk diserahkan kepada Presiden itu mencakup sejumlah kelemahan yang berdampak pada infrastruktur Aadhaar. Ini termasuk penilaian sistem ID unik yang diterapkan oleh UIDAI yang berlangsung antara 2014–15 dan 2018–2019.

Masalah keamanan, masalah privasi, dan kelemahan infrastruktur dengan Aadhaar telah dilaporkan beberapa kali di masa lalu. Namun, UIDAI belum membawa pembaruan besar apa pun ke sistemnya.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.